serupa-tapi-tak-sama-ini-perbedaan-kartu-kredit-korporat-dan-bisnis

Serupa tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Kartu Kredit Korporat dan Bisnis

Seiring berkembangnya bisnis, pemilik usaha perlu mengelola keuangan secara transparan. Oleh karena itu, setiap pemilik usaha harus mempunyai alat pembayaran yang praktis, terkontrol, dan mudah dipantau. 

Dari sinilah kemudian muncul program kartu kredit korporat dan bisnis. Meski keduanya terdengar mirip, ternyata kartu kredit korporat dan kartu kredit bisnis memiliki perbedaan tersendiri. Kalau kamu membutuhkan informasi lebih lengkap terkait perbedaan kartu kredit korporat dan bisnis, langsung saja simak penjelasan di bawah ini.

Kartu Kredit Korporat

Kartu kredit korporat juga dikenal dengan sebutan kartu komersial, dirancang secara khusus untuk bisnis yang sudah mapan dan besar. Jadi, untuk perusahaan yang sudah memiliki banyak karyawan, manajemen keuangan yang kompleks, dan pendapatan tahunan yang besar, biasanya akan diarahkan untuk mendapatkan kartu kredit korporat.

Kartu kredit ini berfungsi sebagai metode pembayaran terkait transaksi bisnis. Selain itu, karyawan yang berwenang membawa kartu kredit ini dapat melakukan pembelian kebutuhan perusahaan tanpa menggunakan dana pribadi mereka.

Kartu Kredit Bisnis

Kartu kredit bisnis hampir sama dengan kartu kredit pribadi, hadir sebagai metode pembayaran yang fleksibel bagi pemilik usaha kecil. Supaya pengeluaran bisnis dan pribadi terpisah, mereka dapat menggunakan jenis kartu kredit bisnis ini.

Selain alasan di atas, kartu kredit bisnis memiliki fungsi lain bagi pemilik bisnis yang sedang merintis. Kartu kredit bisnis dapat membantu pengusaha membangun profil dan riwayat kredit bisnis. Dengan riwayat kredit bisnis yang baik, pelaku usaha bisa mendapatkan akses finansial yang lebih mudah dan bervariasi di masa depan. 

Perbedaan Kartu Kredit Korporat dan Bisnis

Dari penjelasan di atas, sekarang coba kita rangkum lebih detail terkait perbedaan kartu kredit korporat dan bisnis berikut ini:

1. Skala Bisnis

Pada penjelasan sebelumnya, kamu bisa menemukan perbedaan bahwa kartu kredit korporat hadir untuk memfasilitasi perusahaan berskala menengah dan besar. Sementara itu, target kartu kredit bisnis adalah bisnis berskala kecil dan menengah. 

Bagi perusahaan yang akan mengajukan kartu kredit korporat, lembaga keuangan akan melakukan verifikasi terhadap stabilitas keuangan, riwayat kredit yang positif, dan status hukumnya. Beberapa contoh perusahaan berbadan hukum adalah Persero, Perseroan Terbuka (Tbk), atau Perseroan Terbatas (PT).

2. Limit Kartu

Kartu kredit korporat dan kartu kredit bisnis memiliki limit yang berbeda, karena level bisnisnya berbeda. Kartu kredit korporat memiliki limit yang lebih tinggi yakni hingga Rp2 miliar. Dengan limit tersebut perusahaan bisa memenuhi kebutuhan operasional mereka secara memadai.

Sementara itu, kartu kredit bisnis menawarkan limit kartu mulai Rp30 juta sampai Rp60 juta. Nilai limit ini akan diatur sesuai kebijakan bank atau lembaga keuangan yang menerbitkan kartu kredit bisnis. Meski punya limit yang berbeda, namun keduanya dapat membantu pelaku usaha untuk mengontrol keuangan dan transaksi bisnis mereka.

3. Dokumen Pengajuan

Dokumen pengajuan pada kartu kredit korporat biasanya lebih ketat. Beberapa contoh dokumen yang dibutuhkan adalah dokumen legalitas usaha, laporan keuangan, KTP & NPWP semua pengurus dan pemegang saham, NPWP usaha, NIB, dan mutasi rekening. Setelah itu, bank akan menilai kelayakan perusahaan untuk mendapatkan kartu kredit korporat beserta limit kreditnya.

Bagi calon nasabah yang ingin mendapatkan kartu kredit bisnis, dokumen pengajuannya tentu tidak serumit kartu kredit korporat. Bank akan meminta calon nasabah untuk menyertakan dokumen seperti KTP, SIM, NPWP, dan bukti penghasilan. Syarat dokumen di atas bisa berbeda tergantung penerbit kartu kredit.

4. Fitur

Sama halnya dengan kartu kredit pribadi, kartu kredit untuk usaha juga menawarkan sejumlah fitur dan keuntungan yang menarik. Pada kartu kredit bisnis, nasabah bisa mendapatkan keuntungan berupa cashback, diskon, hingga poin reward. Sementara itu, kartu kredit korporat memiliki fitur di atas lengkap dengan tambahan manfaat seperti layanan pelanggan 24/7, loyalty program yang dapat ditukar dengan tiket pesawat atau akomodasi, dan asuransi perjalanan bisnis.

5. Prosedur Pembayaran

Pemilik kartu kredit bisnis menggunakan nama pribadinya sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pembayaran tagihan. Jika terjadi keterlambatan bayar, risikonya bisa berdampak pada reputasi kredit pribadi.

Beda halnya dengan kartu kredit korporat. Tanggung jawab pembayaran tagihan biasanya menggunakan nama perusahaan. Meski begitu, beberapa jenis kartu kredit korporat memungkinkan karyawan bertanggung jawab secara pribadi atas pembayaran tagihan.

6. Kontrol dan Pengelolaan

Perbedaan kartu kredit korporat dan bisnis yang terakhir adalah kontrol dan pengelolaannya. Pada kartu kredit bisnis, pemilik usaha memiliki kontrol penuh terhadap semua pengeluaran. Dengan begitu, pemilik bisa mengatur setiap penggunaan kartu oleh karyawan. Kartu kredit korporat justru menawarkan fitur kontrol yang lebih ketat. Perusahaan bisa mengatur limit untuk setiap pemegang kartu kredit korporat.

Meski sering dianggap sebagai dua alat yang sama, ternyata kartu kredit korporat berbeda dengan kartu kredit bisnis. Dengan menyimak perbedaan kartu kredit korporat dan bisnis di atas, semoga informasi tersebut bisa menjadi bekal dalam menentukan jenis kartu kredit terbaik untuk bisnismu, ya!

Bagi perintis usaha, membangun bisnis tidak cukup bermodal ide dan strategi yang matang. Di sisi lain, kamu harus memiliki kondisi keuangan yang sehat terlebih dahulu, terutama riwayat kredit. Pastikan riwayat kredit dalam kondisi baik agar skor kredit tidak turun. Dengan skor kredit yang tinggi, kamu bisa mendapatkan akses ke pembiayaan modal usaha secara mudah.

Untuk memantau kondisi skor kredit terkini, kamu bisa menggunakan aplikasi SkorKu. Tinggal download dan pasang aplikasinya, setelah itu kamu bisa mengecek riwayat kredit terdahulu dan nilai skor kredit terbaru. Mudah, bukan?

Artikel ini disusun berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber yang tercantum pada bagian referensi. Skorku tidak bertanggungjawab atas keakuratan dan keterkinian informasi yang terkandung di dalam artikel ini.

Referensi:

Accurate. Diakses pada 2025. Kartu Kredit Korporat vs. Bisnis: Temukan 5 Perbedaannya di Sini!

Jubelio. Diakses pada 2025. Begini Bedanya Kartu Kredit Korporat dan Bisnis, Kamu Wajib Tahu!